Apa Saja Tolok Ukur Kecantikan Menurut Kontes Kecantikan?

Topik kita kali ini adalah Apa Saja Tolok Ukur Kecantikan Menurut Kontes Kecantikan?. Definisi Kecantikan itu subyektif dan multi tafsir, sebab dalam diri seseorang terdapat karakteristik tersendiri, yang mana antara satu orang dengan pribadi lainnya gak bakal pernah sama atau dengan kata lain cantik itu relatif. Tiap-tiap orang memiliki penilaian sendiri-sendiri akan pengertian dari kata cantik.

Apa Saja Tolok Ukur Kecantikan Menurut Kontes Kecantikan?

Secara umum cantik itu dibagi jadi dua yakni inner beauty dan outer beauty. Inner beauty dapat diistilahkan sebagai kecantikan dari jiwa yang terpancar sebagai kasih sayang pada lingkungan sekitar. Sedangkan outer beauty merupakan kecantikan raga atau lahiriah yang muncul pada diri seseorang.

Apa Saja Tolok Ukur Kecantikan Menurut Kontes Kecantikan?

Seorang pelukis beken dan legendaris Leonardo da Vinci pernah mengatakan “Beauty adorn virtue” (kecantikan memuja kebaikan). Kecantikan akan kelihatan manakala seseorang mau memperbaiki hatinya. Kecantikan hati bakal timbul manakala jiwa kita damai atau tenteram. Tahapan untuk dapat bersikap sanggup menerima kehadiran saudara-handai taulan apa adanya;

  • mampu berdamai dengan kawan sekerja di kantor;
  • mampu berdamai dengan siapa saja dan atau orang banyak pada lingkungan yang lebih luas.
  • Apa Saja Tolok Ukur Kecantikan Menurut Kontes Kecantikan?

    Anda dapat belajar untuk menaikan kekuatan kasih sayang dengan pelbagai upaya, salah satunya dengan metode creative visualization. Coba bayangkan Anda menyayangi orang-orang sekitar serta mendapatkan cinta dari padanya. Latihlah hal ini setiap hari sampai pasokan cinta berlimpah lalu berikan kepada orang-orang di sekitar lingkungan Anda dan memancar dalam kecantikan pribadi.

    Terpancarnya spirit positif berupa inner beauty akan semakin besar apabila kita banyak berterima kasih pada Tuhan atas bermacam ragam rizki-Nya yang ga terhitung. Terdapat beberapa usaha buat memancarkan kekuatan positif (inner beauty) ini yakni :

    1. Cobalah mendekat pada Tuhan Yang Maha Penyayang, memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah dilaksanakan;
    2. Banyaklah berdoa semoga Tuhan Yang Maha Penyayang, berkenan melimpahkan pengarahan dan bimbingan dalam hidup kita;
    3. Mohonlah supaya Tuhan berkenan bekerja dan berkarya bersama diri kita;
    4. Ingatlah bahwa tanpa ridho dan kekuatan Tuhan Yang Maha Kuasa, kita ini engga dapat bertindak apa-apa;
    5. Mintalah kesehatan dan kecantikan Anda senantiasa terjaga dengan benar, pasti aura kecantikan akan terpancar, dalam atmosfir yang penuh harapan, optimisme dan kedamaian baru.

    Apa Saja Tolok Ukur Kecantikan Menurut Kontes Kecantikan?

    Kebutuhan Menjadi Cantik

    Kebutuhan menjadi cantik ada tiga model yaitu :

    1. Basic Need (Keperluan Dasar Manusia)

    Cantik sudah menjadi keperluan dasar manusia (basic need), tak cuma pada zaman kini tetapi sejak manusia purba pada zaman batu. Keperluan itu engga hanya bagi yang bersangkutan agar dapat tampak cantik, tapi juga buat orang lain dan masyarakat secara umum.

    Sebagai contoh, coba bayangkan dikala Anda menyaksikan sebuah tayangan di salah satu acara televisi, dimana MC-nya ialah seorang nenek-nenek tua yang wajahnya peot? Tentunya jadi engga menyenangkan. Maka dari itu sebuah stasiun TV mestilah bakal benar-benar pilih-pilih dalam menyuguhkan orang-orang yang bakal tampil pada bermacam-macam acara yang ditayangkan, sebab akan betul-betul berpengaruh terhadap rating dan keberhasilan sebuah acara yang diproduksi.

    Apa Saja Tolok Ukur Kecantikan Menurut Kontes Kecantikan?

    2. Bisnis Kecantikan

    Secara ekonomi dan bisnis, keperluan akan penampilan cantik itu sudah membangkitkan pelbagai lembaga, industry atau pabrik dengan omzet hingga triliunan rupiah. Bagaimana engga, buat kelihatan cantik seseorang membutuhkan perlengkapan kecantikan, makanan penyokong kecantikan sampai fashion dan lain sebagainya.

    Belum lagi fenomena spa yang kini berkembang di pelbagai kota, yang mempersembahkan berbagai macam pelayanan yang bakal memanjakan dan membawa pada fantasi estetis mahal, bagi mereka yang mau nampak cantik, dari mulai perawatan muka, perawatan tubuh, berendam beragam air hangat yang diberi ramuan, massage sampai pengarahan yoga dan meditasi buat sebuah kata yang bernama “cantik”. Sekiranya fenomena tersebut dinominalkan dan dijumlah akan menunjukkan angka-angka yang spektakuler.

    Apa Saja Tolok Ukur Kecantikan Menurut Kontes Kecantikan?

    3. Kriteria Cantik

    Lalu apa dan bagaimana patokan kecantikan itu sendiri? Untuk mendeskripsikan problem ini bisa jadi kita dapat merujuk kepada bermacam kegiatan pemilihan ratu kecantikan, termasuk ajang berkelas dunia Miss Universe, seenggaknya sebagai padanan indikator. Kecantikan yang dievaluasi ialah kecantikan secara totalitas yang dinamakan Total Beauty. Total beauty itu sendiri tersusun atas 2 aspek, yaitu Outer beauty (kecantikan luar) serta Inner beauty (kecantikan non jasmaniah).

    Kecantikan jasmaniah (outer beauty) dapat dinilai antara lain dari bertubuh sexy; tinggi semampai; mempunyai kulit yang sehat dan sebagainya. Sedangkan kecantikan jiwa (inner beauty) bisa diukur di antaranya mencakup :

    • Intelegencia Qoutient (IQ),
    • Emotional Qoutient (EQ),
    • Aura,
    • Spirit estetis,
    • Psikologi massa,
    • dan masih banyak lagi.

    Apa Saja Tolok Ukur Kecantikan Menurut Kontes Kecantikan?

    BDD (Body Dysmorphic Disorder)

    Orang yang terobsesi buat jadi cantik secara raga maka ia bakal terserang gangguan mental yang dinamakan BDD (Body Dysmorphic Disorder). BDD merupakan satu tingkah laku yang engga cepat puas terhadap performa diri. Hakekatnya mereka tak punya persoalan dengan performa wajah atau tubuhnya (body image), hanya karena tidak kepingin dikatakan ketinggalan zama, ga gaul serta cenderung meniru. Mereka melaksanakan sesuatu buat kian mempercantik atau memperbaiki muka melewati jalur pintas dengan segudang hadiah dan iming-iming diskon.

    Mereka bakal melakukan apa aja dengan tarif berapa aja untuk memuaskan rasa hatinya itu, baik buat semakin menghaluskan kulit, sedot lemak, operasi plastik, membuat hidung kian mancung, dagu semakin lancip, sampai dada yang semakin montok.

    Apa Saja Tolok Ukur Kecantikan Menurut Kontes Kecantikan?

    Hal ini rupanya engga hanya monopoli atau berjalan dikalangan pekerja seni dan entertainer papan atas aja, tetapi udah merambah ke wanita karier, ibu rumah tangga sampai remaja putri belia. Mereka seolah terkurung dalam sebuah imej dan obsesi menjadi cantik, sampai lupa akan bahaya yang bakal mengancam seandainya terjadi kegagalan pada pelaksanaan perombakan muka itu yang justru akan merusak kecantikannya itu sendiri.

    Buat mengendalikan perkara BDD ini ada dua metode yang bisa dipakai ialah

    Apa Saja Tolok Ukur Kecantikan Menurut Kontes Kecantikan?

    a. Pengendalian Diri (self control)

    Pengendalian diri pada konteks ini lebih pada perangai dalam hal penggunaan tata rias. Tanyakan kepada diri sendiri apa sesungguhnya yang Anda butuhkan bukan yang diinginkan. Ada perbedaan fundamental antara kemauan dan kebutuhan. Jika Anda berkeinginan terlihat cantik seperti Madonna maka hal ini hakekatnya cuma keinginan sekejap yang enggak berdasar.

    Tampaknya diakibatkan oleh sebab Anda terlalu banyak membaca, menonton film atau viode klip karya Madonna. Tetapi jikalau Anda bakal beli bedak, lipstick atau eyeshadow karena pasokan memang telah kosong maka itu adalah kebutuhan nyata.

    Apa Saja Tolok Ukur Kecantikan Menurut Kontes Kecantikan?

    b. Cognitive behavior modification

    Cognitive behavior modification yakni satu pendekatan untuk menurunkan standard ideal. Untuk mengenal hal ini bisa jadi bisa ditunjukkan dengan pepatah Jawa berikut: “Aja dangak” (jangan senantiasa menengadah ke atas), sebab bila selalu memperbandingkan keadaan diri dengan orang yang tahapan kecantikannya lebih tinggi maka Anda bakal selalu merasa kurang.

    Namun bandingkan pula dengan mereka yang ada di tingkatan bawah, maka Anda bakal merasa berterima kasih atas anugerah kecantikan pemberian-Nya itu. Cobalah untuk menerima dan memadukan dengan kondisi diri sendiri apa adanya. Tampilah penuh percaya diri (pede) dengan seluruh potensi diri yang dipunyai sehingga mampu nampak menjadi pribadi positif yang selalu menebarkan pesona natural.

    Demikian info perihal Apa Saja Tolok Ukur Kecantikan Menurut Kontes Kecantikan?, semoga artikel kali ini mencerahkan kalian. Kami berharap post ini dibagikan supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

    Referensi:

    Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

    loading...

    Leave a Reply

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.