Dua Klasifikasi Kecantikan Yang Sepatutnya Kita Tahu!

Topik kita sekarang ialah Dua Klasifikasi Kecantikan Yang Sepatutnya Kita Tahu!. Arti Kecantikan itu subjektif dan multi tafsir, karena dalam diri seseorang terdapat karakteristik tersendiri, dimana antara satu orang dengan pribadi lainnya ga akan pernah sama atau dengan kata lain cantik itu relatif. Tiap-tiap orang punya penilaian sendiri-sendiri akan makna dari kata cantik.

Dua Klasifikasi Kecantikan Yang Sepatutnya Kita Tahu!

Secara umum cantik itu terbagi menjadi dua yakni inner beauty dan outer beauty. Inner beauty dapat diistilahkan sebagai kecantikan dari hati yang terpancar sebagai cinta pada lingkungan sekitar. Sedangkan outer beauty adalah kecantikan raga atau fisik yang kelihatan pada diri seseorang.

Dua Klasifikasi Kecantikan Yang Sepatutnya Kita Tahu!

Seorang pelukis terkenal dan legendaris Leonardo da Vinci pernah mengatakan “Beauty adorn virtue” (kecantikan memuja kebaikan). Kecantikan akan bangkit kalau seseorang ingin mempercantik jiwanya. Kecantikan hati akan terlihat bila hati kita damai atau tentram. Langkah-langkah buat dapat bersikap dapat menerima keberadaan saudara-handai taulan apa adanya;

  • bisa berdamai dengan teman sekerja di kantor;
  • sanggup berdamai dengan siapa saja dan atau orang-orang pada lingkungan yang lebih luas.
  • Dua Klasifikasi Kecantikan Yang Sepatutnya Kita Tahu!

    Anda bisa belajar buat menumbuhkan kekuatan kasih sayang dengan berbagai metode, salah satunya dengan metode creative visualization. Coba bayangkan Anda mencintai orang-orang sekitar dan menerima kasih sayang dari padanya. Latihlah hal ini setiap hari hingga persediaan kasih sayang berlimpah kemudian berikan kepada orang-orang di sekitar lingkungan Anda serta memancar dalam kecantikan pribadi.

    Terpancarnya energi positif berupa inner beauty bakal makin besar manakala kita banyak berterima kasih kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas berbagai ragam karunia-Nya yang tak terhingga. Ada beberapa kiat untuk memancarkan kekuatan positif (inner beauty) ini yaitu :

    1. Cobalah merapat kepada Tuhan Yang Maha Pemberi, memohon ampun atas dosa-dosa yang sudah dikerjakan;
    2. Banyaklah doa semoga Tuhan, sudi memberikan nasehat dan bimbingan dalam hidup kita;
    3. Mintalah agar Tuhan Yang Maha Besar berkenan bekerja dan berkarya bersama diri kita;
    4. Ingatlah bahwa tanpa ijin dan kekuatan Tuhan Yang Maha Penyayang, kita ini enggak dapat melakukan apa-apa;
    5. Mintalah kesehatan dan kecantikan Anda senantiasa terjaga dengan baik, pasti aura kecantikan bakal terpancar, dalam atmosfir yang penuh kemauan, optimisme dan kedamaian baru.

    Dua Klasifikasi Kecantikan Yang Sepatutnya Kita Tahu!

    Kebutuhan Menjadi Cantik

    Keperluan menjadi cantik ada 3 model yakni :

    1. Basic Need (Keperluan Dasar Manusia)

    Cantik sudah menjadi kebutuhan dasar manusia (basic need), ga cuma pada zaman kini tapi sejak manusia purba pada zaman batu. Keperluan itu gak cuma untuk yang bersangkutan supaya dapat nampak cantik, namun juga untuk orang lain dan masyarakat secara umum.

    Sebagai contoh, coba bayangkan ketika Anda menyaksikan sebuah tayangan di salah satu acara televisi, dimana pembawa acaranya yakni seorang nenek-nenek tua yang mukanya peot? Pastinya menjadi tak menarik. Oleh sebab itu sebuah stasiun televisi mestilah akan sungguh-sungguh selektif dalam menayangkan orang-orang yang akan nampak pada bermacam-macam acara yang ditayangkan, sebab akan sangat berdampak pada rating dan kesuksesan sebuah program yang diproduksi.

    Dua Klasifikasi Kecantikan Yang Sepatutnya Kita Tahu!

    2. Bisnis Kecantikan

    Secara ekonomi dan bisnis, kebutuhan akan performa cantik itu sudah membangkitkan beragam lembaga, perusahaan atau pabrik dengan omset sampai trilyunan rupiah. Bagaimana engga, buat nampak cantik seseorang butuh alat-alat kecantikan, makanan penyokong kecantikan hingga fashion dan masih banyak lagi.

    Belum lagi fenomena spa yang sekarang meningkat di beragam kota, yang mempersembahkan bermacam-macam pelayanan yang akan memanjakan dan menggiring pada fantasi estetis mahal, bagi mereka yang berharap kelihatan cantik, dari mulai perawatan wajah, perawatan badan, berendam berbagai ragam air hangat yang diberi bahan, refleksi sampai bimbingan yoga dan meditasi buat sebuah kata yang bernama “cantik”. Kalau fenomena itu dinominalkan dan dijumlah akan mengungkapkan angka-angka yang spektakuler.

    Dua Klasifikasi Kecantikan Yang Sepatutnya Kita Tahu!

    3. Ukuran Cantik

    Lalu apa dan bagaimana tolok ukur kecantikan itu sendiri? Buat menjelaskan problem ini barangkali kita dapat merujuk kepada beraneka perhelatan pemilihan ratu kecantikan, termasuk ajang berkelas dunia Miss Universe, setidaknya sebagai padanan ukuran. Kecantikan yang dievaluasi ialah kecantikan secara keseluruhan yang dinamakan Total Beauty. Total beauty itu sendiri disusun atas 2 aspek, yakni Outer beauty (kecantikan luar) serta Inner beauty (kecantikan non jasmani).

    Kecantikan jasmaniah (outer beauty) dapat diukur antara lain dari bertubuh sintal; tinggi semampai; mempunyai kulit yang mulus dan sebagainya. Sedangkan kecantikan non jasmani (inner beauty) dapat diukur di antaranya dari :

    • Intelegencia Qoutient (IQ),
    • Emotional Qoutient (EQ),
    • Aura,
    • Spirit estetis,
    • Psikologi massa,
    • dan lain sebagainya.

    Dua Klasifikasi Kecantikan Yang Sepatutnya Kita Tahu!

    BDD (Body Dysmorphic Disorder)

    Orang yang terobsesi untuk jadi cantik secara fisik maka dia akan menderita gangguan penyakit yang dinamakan BDD (Body Dysmorphic Disorder). BDD yakni satu tingkah laku yang enggak kunjung puas terhadap penampilan diri. Sebetulnya mereka tidak mempunyai problem dengan penampilan wajah atau badannya (body image), cuma sebab ga berkeinginan dikatakan ketinggalan jaman, enggak gaul dan cenderung meniru. Mereka menjalankan sesuatu untuk makin mempercantik atau merombak badan melewati usaha pintas dengan segudang hadiah dan iming-iming diskon.

    Mereka bakal menjalani apa aja dengan biaya berapapun untuk memuaskan rasa hatinya itu, baik buat makin melicinkan kulit, sedot lemak, operasi plastik, membikin hidung kian bangir, dagu makin lancip, sampai dada yang tambah montok.

    Dua Klasifikasi Kecantikan Yang Sepatutnya Kita Tahu!

    Hal ini rupanya enggak cuma monopoli atau berlangsung dikalangan pekerja seni dan selebriti papan atas aja, akan tetapi sudah menjalar ke perempuan karier, ibu rumah tangga sampai remaja putri belia. Mereka seolah terbelenggu dalam sebuah imej dan keinginan menjadi cantik, hingga lupa akan bahaya yang bakal mengancam sekiranya terjadi kegagalan pada pengerjaan perombakkan wajah itu yang malahan akan merusak kecantikannya itu sendiri.

    Untuk mengatasi masalah BDD ini ada dua metode yang dapat dipergunakan yaitu

    Dua Klasifikasi Kecantikan Yang Sepatutnya Kita Tahu!

    a. Pengontrolan Diri (self control)

    Pengontrolan diri pada situasi ini lebih pada sikap dalam hal konsumsi tatarias. Tanyakan kepada diri sendiri apa sebenarnya yang Anda butuhkan bukan yang diinginkan. Ada perbedaan fundamental antara keinginan dan keperluan. Apabila Anda berkeinginan nampak cantik seperti Madonna maka hal ini hakekatnya hanya keinginan sesaat yang tidak berdasar.

    Barangkali diakibatkan oleh karena Anda terlalu banyak membaca, menonton film atau viode klip karya Madonna. Akan tetapi sekiranya Anda akan membeli bedak, lipstick atau eyeshadow karena cadangan emang udah kosong maka itu merupakan kebutuhan riil.

    Dua Klasifikasi Kecantikan Yang Sepatutnya Kita Tahu!

    b. Cognitive behavior modification

    Cognitive behavior modification ialah sebuah pendekatan untuk mengurangi standar ideal. Untuk memahami hal ini sepertinya dapat ditunjukkan dengan pepatah Jawa berikut: “Aja dangak” (jangan senantiasa memandang ke atas), karena sekiranya senantiasa memperbandingkan keadaan diri dengan orang yang tahapan kecantikannya lebih tinggi maka Anda bakal senantiasa merasa kurang.

    Tapi bandingkan juga dengan mereka yang berada di jenjang bawah, maka Anda bakal merasa berterima kasih atas karunia kecantikan pemberian-Nya itu. Cobalah buat menerima dan menyelaraskan dengan keadaan diri sendiri apa adanya. Tampilah penuh percaya diri (pede) dengan semua potensi diri yang dimiliki sehingga mampu tampil menjadi pribadi positif yang selalu menebarkan pesona alami.

    Sekian info berkaitan dengan Dua Klasifikasi Kecantikan Yang Sepatutnya Kita Tahu!, semoga artikel ini bermanfaat buat kalian. Mohon postingan ini dishare agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

    Referensi:

    Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

    loading...

    Leave a Reply

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.