Lolos Dari Penyakit Body Dysmorphic Disorder? Kenapa Enggak!

Topik kita sekarang yaitu Lolos Dari Penyakit Body Dysmorphic Disorder? Kenapa Enggak!. Arti Kecantikan itu subyektif dan multi dimensi, sebab dalam diri seseorang terdapat keunikan tersendiri, dimana antara satu orang dengan pribadi lainnya tak pernah akan sama atau dengan kata lain cantik itu relatif. Tiap orang mempunyai penilaian sendiri-sendiri akan definisi dari kata cantik.

Lolos Dari Penyakit Body Dysmorphic Disorder? Kenapa Enggak!

Secara umum cantik itu dibagi jadi dua yakni inner beauty dan outer beauty. Inner beauty bisa diartikan sebagai kecantikan dari hati yang terpancar sebagai cinta pada lingkungan sekitar. Sedang outer beauty yaitu kecantikan raga atau jasmaniah yang nampak pada diri seseorang.

Lolos Dari Penyakit Body Dysmorphic Disorder? Kenapa Enggak!

Seorang perupa populer dan legendaris Leonardo da Vinci pernah berkata “Beauty adorn virtue” (kecantikan memuja kebaikan). Kecantikan bakal tampak jika seseorang mau memperindah hatinya. Kecantikan hati bakal muncul bila hati kita damai atau tenteram. Tahapan buat bisa bersikap damai atau nyaman:

  • kudu bisa berdamai dengan diri sendiri, dalam arti ingin menerima dan mengasihi diri sendiri apa adanya;
  • mesti mampu berdamai dengan keluarga (istri / suami, anak);
  • kudu mampu menerima keberadaan saudara-handai taulan apa adanya;
  • dapat berdamai dengan sahabat sekerja di kantor;
  • sanggup berdamai dengan siapa saja dan atau orang banyak pada lingkungan yang lebih luas.

Lolos Dari Penyakit Body Dysmorphic Disorder? Kenapa Enggak!

Anda dapat berlatih buat menaikan kekuatan kasih sayang dengan berbagai ragam jalan, salah satunya dengan teknik creative visualization. Coba bayangkan Anda mencintai orang-orang sekitar dan menerima cinta dari padanya. Latihlah hal ini setiap hari hingga persediaan kasih dan sayang berlimpah berikutnya berikan kepada orang-orang di sekitar lingkungan Anda dan memancar dalam kecantikan pribadi.

Terpancarnya kekuatan positif berupa inner beauty bakal makin besar bila kita banyak berterima kasih pada Tuhan Yang Maha Penyayang atas beraneka ragam pemberian-Nya yang engga terhingga. Ada beberapa cara untuk memancarkan energi positif (inner beauty) ini yakni :

  1. Cobalah merapat pada Tuhan Yang Maha Pemberi, mohon ampun atas dosa-dosa yang telah dilaksanakan;
  2. Perbanyak doa semoga Tuhan Yang Maha Penyayang, sudi menurunkan tuntunan dan bimbingan dalam hidup kita;
  3. Memintalah supaya Tuhan Yang Maha Kuasa sudi bekerja dan berkarya bersama diri kita;
  4. Ingatlah bahwa tanpa ijin dan kekuatan Tuhan Yang Maha Kuasa, kita ini tidak dapat bertingkah apa-apa;
  5. Mintalah kesehatan dan kecantikan Anda selalu terjaga dengan baik, pasti aura kecantikan akan terpancar, dalam atmosfir yang penuh kemauan, optimisme dan kedamaian baru.

Lolos Dari Penyakit Body Dysmorphic Disorder? Kenapa Enggak!

Keperluan Jadi Cantik

Keperluan jadi cantik ada tiga variasi yaitu :

1. Basic Need (Kebutuhan Dasar Manusia)

Cantik sudah menjadi kebutuhan dasar manusia (basic need), engga cuma pada saat ini tetapi semenjak manusia purba pada jaman batu. Keperluan itu ga cuma bagi yang bersangkutan supaya bisa nampak cantik, tetapi juga bagi orang lain dan masyarakat secara umum.

Sebagai contoh, coba bayangkan ketika Anda menonton sebuah tayangan di salah satu acara televisi, dimana pembawa acaranya yakni seorang nenek-nenek tua yang wajahnya peot? Pastinya jadi tidak memikat. Oleh sebab itu sebuah stasiun TV pastinya akan amat pilih-pilih dalam menayangkan orang-orang yang akan kelihatan pada beraneka macam program yang ditayangkan, karena akan sangat berefek pada rating dan keberhasilan sebuah program yang diproduksi.

Lolos Dari Penyakit Body Dysmorphic Disorder? Kenapa Enggak!

2. Bisnis Kecantikan

Secara ekonomi dan bisnis, kebutuhan akan performa cantik itu telah menyuburkan bermacam lembaga, industri atau pabrik dengan omzet hingga triliunan rupiah. Bagaimana tidak, untuk tampak cantik seseorang perlu perlengkapan kecantikan, gizi penunjang kecantikan sampai fashion dan banyak lagi yang lain.

Belum lagi fenomena spa yang kini menjamur di pelbagai kota, yang mempersembahkan beraneka ragam servis yang akan memanjakan dan menggiring kepada fantasi estetis mahal, bagi mereka yang ingin kelihatan cantik, dari mulai perawatan wajah, perawatan tubuh, berendam beraneka macam air hangat yang diberi bahan, pijat hingga panduan yoga dan meditasi buat sebuah kata yang dinamakan “cantik”. Seandainya fenomena tersebut dinominalkan dan dijumlah akan menampakkan angka-angka yang spektakuler.

Lolos Dari Penyakit Body Dysmorphic Disorder? Kenapa Enggak!

3. Indikator Cantik

Lalu apa dan bagaimana tolak ukur kecantikan itu sendiri? Untuk menjabarkan masalah ini boleh jadi kita bisa mengacu pada bermacam-macam acara pemilihan ratu kecantikan, termasuk ajang berkelas dunia Miss Universe, seenggaknya sebagai padanan barometer. Kecantikan yang dinilai ialah kecantikan secara keseluruhan yang dinamakan Total Beauty. Total beauty itu sendiri disusun atas dua aspek, yakni Outer beauty (kecantikan lahiriah) serta Inner beauty (kecantikan non lahiriah).

Kecantikan jasmaniah (outer beauty) dapat diukur antara lain dari bertubuh sintal; tinggi semampai; memiliki kulit yang mulus dan lain sebagainya. Sedang kecantikan dalam (inner beauty) dapat dinilai di antaranya dari :

  • Intelegencia Qoutient (IQ),
  • Emotional Qoutient (EQ),
  • Aura,
  • Spirit estetis,
  • Psikologi massa,
  • dan masih banyak lagi.

Lolos Dari Penyakit Body Dysmorphic Disorder? Kenapa Enggak!

BDD (Body Dysmorphic Disorder)

Orang yang terobsesi buat menjadi cantik secara jasmaniah maka ia bakal terserang gangguan penyakit yang dinamakan BDD (Body Dysmorphic Disorder). BDD merupakan sebuah tingkah laku yang enggak cepat puas pada penampilan diri. Hakekatnya mereka engga punya permasalahan dengan penampilan wajah atau tubuhnya (body image), hanya sebab gak kepingin disebut ketinggalan zama, enggak gaul serta cenderung meniru. Mereka menjalani sesuatu buat kian mempercantik atau merombak muka melalui prosedur pintas dengan segudang hadiah dan iming-iming diskon.

Mereka bakal menjalankan apapun dengan tarif berapa saja buat memuaskan rasa hatinya itu, baik buat semakin memuluskan kulit, sedot lemak, operasi plastik, membentuk hidung kian mancung, dagu tambah lancip, sampai dada yang kian montok.

Lolos Dari Penyakit Body Dysmorphic Disorder? Kenapa Enggak!

Hal ini ternyata ga cuma monopoli atau berlangsung dikalangan seniman dan entertainer papan atas saja, namun udah merambah ke perempuan karier, ibu rumah tangga hingga remaja putri belia. Mereka seolah tersekap dalam sebuah imej dan keinginan menjadi cantik, sampai lupa akan bahaya yang akan mengancam kalau terjadi kegagalan pada proses perombakan muka itu yang malahan bakal merusak kecantikannya itu sendiri.

Buat membereskan masalah BDD ini ada dua upaya yang bisa dipakai adalah

Lolos Dari Penyakit Body Dysmorphic Disorder? Kenapa Enggak!

a. Pengendalian Diri (self control)

Pengendalian diri pada situasi ini lebih pada sikap dalam hal pemakaian tata rias. Tanyakan kepada diri sendiri apa sebetulnya yang Anda butuhkan bukan yang dimau. Ada perbedaan fundamental antara keinginan dan keperluan. Sekiranya Anda berkeinginan tampil cantik seperti Madonna maka hal ini sebenarnya hanya keinginan sesaat yang tak berdasar.

Barangkali diakibatkan oleh karena Anda terlalu banyak membaca, menonton film atau viode klip karya Madonna. Namun sekiranya Anda bakal membeli bedak, lipstick atau eyeshadow karena simpanan emang udah habis maka itu ialah keperluan kongkrit.

Lolos Dari Penyakit Body Dysmorphic Disorder? Kenapa Enggak!

b. Cognitive behavior modification

Cognitive behavior modification adalah satu teknik buat mengurangi standard ideal. Untuk mengerti hal ini boleh jadi bisa dijelaskan dengan pepatah Jawa berikut: “Aja dangak” (jangan selalu memperhatikan ke atas), sebab seandainya selalu memperbandingkan situasi diri dengan orang yang level kecantikannya lebih tinggi maka Anda bakal selalu merasa kurang.

Tetapi bandingkan juga dengan mereka yang ada di strata bawah, maka Anda akan merasa bersyukur atas berkah kecantikan pemberian-Nya itu. Cobalah buat menerima dan mengharmoniskan dengan situasi diri sendiri apa adanya. Tampilah penuh percaya diri (pede) dengan seluruh potensi diri yang dimiliki sehingga mampu kelihatan jadi pribadi positif yang senantiasa menebarkan pesona natural.

Sekian info terkait dengan Lolos Dari Penyakit Body Dysmorphic Disorder? Kenapa Enggak!, kami harap postingan kali ini membantu kalian. Mohon postingan ini dishare biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.